Trans Studio (Theme Park Terbesar di Dunia)

Hari ini 9 September 2009 (09-09-2009) adalah hari dengan tanggal yang unik serta bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana salah satu megaproyek Indonesia yaitu Trans Studio akan diresmikan oleh  Wakil Presiden indonesia Bapa Yusuf Kalla. Trans Studio, yang merupakan bagian dari Para Group, adalah Indoor Theme Park terbesar di dunia. Ada rencana jangka panjang bahwa Theme Park semacam ini akan dibangun di 20 kota di Indonesia.

Trans Studio Theme Park berlokasi di jalur utama Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, sekitar 2 km barat daya atau 3 menit dari kawasan Pantai Losari. Theme Park seluas 2,7 hektar ini dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari pusat-pusat terpenting di kota Makassar. Ia juga dekat dengan rencana terminal kendaraan umum.

Trans Corp (Trans TV dan Trans7) merupakan stasiun televisi pertama di dunia yang memiliki Theme Park. Trans Studio, yang dikembangkan oleh PT. Trans Kalla Makassar (hasil kongsi antara perusahaan milik Keluarga Kalla atau Kalla Group dengan Para Group, perusahaan milik Chairul Tandjung, pemilik Trans Corp), dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 24 hektar di wilayah Tanjung Bunga. Di lokasi lapang ini akan hadir sebuah proyek pembangunan terpadu bertaraf dunia, yang mencakup pusat hiburan keluarga, pusat perbelanjaan, hotel dan pemukiman.

Setiap unit usaha saling melengkapi dan mampu merangkul pasar yang luas. Keberadaannya di kawasan pariwisata, yang dekat dengan wilayah pemukiman dan usaha, merupakan nilai tambah. Kawasan pemukiman kelas menengah dan kelas atas, serta kawasan bisnis di Kota Mandiri Tanjung Bunga yang berada dalam satu lokasi, adalah pasar potensial yang menjanjikan. Pantai Selat Makassar yang terdapat di sebelah utara dan barat lokasi menjadi daya tarik yang menguntungkan, dan akan menjadi bagian dari konsep pembangunan secara keseluruhan.

Kita patut berbangga karena Indoor Theme Park ini adalah karya putra-putri bangsa Indonesia yang sekelas dunia dan tidak kalah dari Disneyland. Lewat Trans Studio ini, terbukti bahwa sejumlah karyawan Trans Corp telah berkarya jauh melampaui sekadar mengoperasikan sebuah stasiun TV. Kehadiran Trans Studio tentunya juga akan bersinergi dengan unit-unit bisnis Para Group lainnya.

Di Trans Studio ini ada 21 wahana, seperti Dunia Lain, Si Bolang, Jelajah, Magic Thunder Coaster, Ayun Ombak, Angin Beliung, dan masih banyak lagi wahana yang menarik dan seru. Jika Anda perhatikan, beberapa wahana itu dinamai persis seperti nama program-program di Trans TV dan Trans7. Para pengunjung dapat merasakan bagaimana menjadi seorang bintang di depan kamera, serta menjadi orang-orang di balik layar dari tayangan-tayangan favorit Trans TV dan Trans7, seperti: Ceriwis, Dunia Lain, dan Jelajah.

Ada Studio Central, sebuah kawasan menakjubkan yang menampilkan gemerlap dunia layar lebar dan TV dalam tampilan a’la Hollywood era tahun 60-an. Zona ini menyingkap rahasia-rahasia di balik layar. Ada juga The Lost City, suatu kawasan super seru yang dikemas secara apik untuk dinikmati para petualang sejati.

Trans Studio juga memiliki toko-toko merchandise (Trans Studio Store) yang menjual barang-barang unik, bagus, dan menjadi ciri khas keberadaan pengunjung di Trans Studio, Trans TV, dan Trans7. Ada Fashion Hub yang menampilkan fashion items dari merek-merek ternama dunia, yang akan mengukuhkan Trans Studio Walk sebagai kawasan paling modis dan prestisius di kota Makassar.

Tak lupa, ada bioskop 4D yang memanfaatkan kecanggihan teknologi visual dan suara serta peralatan audio-visual termodern, untuk memberi kepuasan menonton yang maksimal bagi para penikmat layar lebar. Bagi penggemar barang elektronik dan gadget, juga disajikan produk inovasi terbaru di bidang IT, elektronik dan digital. Selain itu, ada Gourmet Emporium yang mempunyai banyak sekali tempat makanan (Food Chain), dari menu Nusantara sampai menu internasional, yang dijamin enak-enak dan pastinya menggugah selera.

Harga tiket di Trans Studio ini juga relatif murah. Hanya dengan uang Rp 10 ribu, Anda sudah mendapatkan tiket pass yang berlaku seumur hidup. Untuk menikmati wahananya, hanya dengan Rp 90 ribu, Anda dapat bermain di sebanyak 15 wahana dan masih ada 6 wahana lain di luar wahana tersebut.

Harga Minimum Paket Perorang : Rp. 100.000
Sudah termasuk :
Harga Kartu Studio Pass (Dapat digunakan seterusnya) = Rp. 10.000
Tarif masuk berikut 15 wahana permainan (masing2 1x main) = Rp. 90.000

Harga tiket tambahan perorang perwahana :

  1. Trans City Theater Rp.15.000
  2. Studio Tour Rp.15.000
  3. Grand Esia Studio View Rp.10.000
  4. Hollywood Bumper Car Rp.15.000
  5. Sepeda Terbang Rp.15.000
  6. Rimba Express Rp.15.000
  7. Si Bolang Rp.10.000
  8. Safari Track Rp.15.000
  9. Balloon House Rp.10.000
  10. Karosel Rp.15.000
  11. Ayun Ombak Rp.15.000
  12. Angin Beliung Rp.15.000
  13. Kano Kali Rp.15.000
  14. Mini Boom Boom Car Rp.15.000
  15. Putar Petir Rp.15.000

Harga tiket permainan yang tidak termasuk dalam paket perorang :

  1. Bioskop 4D Rp.25.000
  2. Kids Studio Rp.25.000
  3. Magic Thunder Coaster Rp.25.000
  4. Dragon’s Tower Rp.25.000
  5. Jelajah Rp.25.000
  6. Dunia Lain Rp.25.000

Mengapa Memilih Makassar

Mungkin ada yang bertanya, mengapa Theme Park ini dipilih dibangun pertama di Makassar, bukan di Bandung, Surabaya, Medan, atau Denpasar, misalnya? Jawabannya: Coba lihat besarnya pasar yang jadi target. Jumlah penduduk di lingkungan Makassar ada 3,4 juta. Sedangkan penduduk di lingkungan Sulawesi Selatan ada 4,6 juta. Jika ditotalkan, ada 8 juta penduduk.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sangat tinggi. GDP Makassar lebih tinggi dari GDP rata-rata Nasional, dan mengalami pertumbuhan yang signifikan, dari Rp 7,1 juta di tahun 2002 menjadi Rp 9,3 juta di tahun 2006.

Kini Makassar tidak sekadar menjadi pintu gerbang menuju wilayah timur Indonesia. Pertumbuhan ekonomi, sarana dan prasarana serta pariwisata yang demikian pesat beberapa tahun terakhir ini telah menjadikannya sebagai pusat perhatian dari berbagai pihak. Kehadiran mega proyek Trans Studio turut membentuk identitas baru kota ini, sebagai magnet di timur Indonesia.

Seperti dikatakan seorang pakar ekonomi dari AIM (Asian Institute of Management) Filipina, ketika mengomentari pilihan lokasi proyek ini: “Saya mengerti, Jawa adalah masa lalu, Sumatera adalah masa kini, dan Indonesia Timur adalah masa depan.”

Dikutip dari berbagai sumber

7 Komentar (+add yours?)

  1. Wawan
    Des 01, 2009 @ 16:25:55

    ikut komunitas blogger kalimantan selatan yuk…
    kayuhbaimbai.org

    Balas

  2. Wawan
    Des 03, 2009 @ 09:01:51

    heeh, ku kawannya..
    ada YM buat kasih tau info kopdar

    Balas

  3. gadabinausaha
    Apr 07, 2010 @ 13:43:44

    Mbak Artikelnya bagus – bagus,sangat bermanfaat sekali..boleh ya di pasang di blog saya..minta ijin..

    Balas

  4. ayhu andini
    Feb 18, 2011 @ 11:34:09

    pasti.a ,, makassar adalah kota masa depan ..🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

September 2009
S S R K J S M
« Agu   Mar »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

twitter_ku

Kumpulan Arsip-ku

%d blogger menyukai ini: